SEKILAS INFO
28-11-2022
  • 1 tahun yang lalu / Madrasah Ibtidaiyah Narrative Quran (MINAN) adalah pengukir sejarah pendidikan baru di Lamongan yang berkomitmen melahirkan generasi emas pecinta Al Quran yang mampu mengisahkan narasi Al Quran dengan kemahiran bahasa yang dimilikinya.
  • 1 tahun yang lalu / Senin, 25 Januari 2021 Pengumuman Placement Test Peserta DiDik Baru Tahun Pembelajaran 2021-2022.
23
Jan 2021
0
Wacana "Tafsir Al-Quran" Dalam Benak Anak-anak

‌Istilah “tafsir Al-Quran” telah lama muncul dalam khazanah ilmu Al-Quran. Dalam  pengertian sederhana, tafsir Al-Quran ialah sebuah hasil pemikiran seorang ulama dalam rangka mengungkap kandungan makna dan hal yang meliputi ayat-ayat Al-Quran. Istilah tersebut kemudian dipakai lebih spesifik dalam cakupan karya-karya ulama yang memuat penjelasan terhadap Al-Quran yang berbentuk tulisan, atau tertulis.

Meskipun begitu, tidak sedikit ulama-ulama terdahulu yang tidak menyengaja untuk menulis sebuah tafsir. Ulama-ulama tersebut hanya menyampaikan penjelasan terhadap ayat Al-Quran secara lisan, seperti ketika pengajian. Selanjutnya, murid-murid mereka yang telah mencatatnya, kemudian menyunting catatan-catatan pengajian tersebut menjadi sebuah buku atau kitab  tafsir.

Dari sekilas penjelasan di atas, dapat diketahui apa yang dimaksud tafsir Al-Quran secara garis besar. Namun bagaimana gambaran istilah “tafsir Al-Quran” di benak anak-anak?

Kami telah melakukan survey melalui sebuah angket sederhana. Korespondennya adalah 24 siswa-siswi kelas V di suatu madrasah ibtidaiyah (MI).  Fokus utama angket tersebut adalah pertanyaan mengenai apakah mereka mengetahui yang dimaksud tafsir dan bagaimana pemahaman mereka terhadap istilah tersebut.

Hasil survey tersebut; 50% menjawab apa yang dimaksud tafsir Al-Quran adalah terjemah Al-Quran, 30% menjawab ia adalah penjelasan ayat Al-Quran, dan sisanya menjawab tidak tahu.

Dus, dalam asumsi sederhana mayoritas mereka, tafsir Al-Quran adalah terjemah Al-Quran. Asumsi tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain, dalam jangkauan materi madrasah ibtidaiyah (SD) belum diperkenalkan mengenai tafsir Al-Quran, misalnya.

Dari survey ini, yang dapat menjadi sorotan sekaligus pertanyaan ialah, “perlukah memperkenalkan kajian seputar tafsir kepada siswa-siswi pada tingkat sekolah dasar (terutama madrasah ibtidaiyah)?”. Menjawab pertanyaan tersebut tentu menjadi urgen, mengingat tafsir Al-Quran erat kaitannya dengan mata pelajaran Al-Quran Hadis. [] (mma)

Agenda Kegiatan

Video Terbaru

Data Madrasah

MI Narrative Quran Lamongan

NPSN : 69993353 / NSM : 111235240537

Jl. Kalianyar (Selatan Perumahan Green Flower) Lamongan (0322) 3106655
KEC. Lamongan
KAB. Lamongan
PROV. Jawa Timur
KODE POS 62216